2007 - PT. Geoscanner Indonesia

 


SURVEY GEOLISTRIK (GEOELECTRIC)
 

(Metode IP, SP and Resistivity)
Geolistrik adalah metode geofisika aktif yang menggunakan arus listrik untuk menyelidiki material di bawah permukaan bumi. Metode ini dikenal dengan geolistrik, atau geoelectric. Istilah “electrical resistivity”, “DC resistivity”, dan “VES (vertical Electric Sounding)” juga mengacu kepada metode geofisika aktif ini. Revolusi dan evolusi dalam teknologi instrumentasi dan teknik prosesing komputer telah menyumbangkan andil yang sangat besar dalam perkembangan dari survey geolistrik ini. Perkembangan terakhir dari "multi-channel electrical resistivity system" and "computer-processing modeling" telah menigkatkan fleksibilitas, kecepatan, dan efesiensi pekerjaan di lapangan pada survey geolistrik konvensional. Selain itu, perkembangan terakhir metode ini juga dapat memfasilitasi aplikasi geofisika ini untuk menyelidiki lingkungan di bawah permukaan bumi yang lebih kompleks. Sehingga dapat dikatakan bahwa survey geolistrik dapat membantu dalam memotong waktu dan biaya yang diperlukan dalam eksplorasi mineral.

Adapun dalam melakukan Survey Geolistrik, kami menggunakan peralatan:
ARES AUTOMATIC RESISTIVITY SYSTEM
WITH 96 ELECTRODES
Detail lengkap mengenai perlatan kami dapat dilihat di:
www.gfinstruments.cz

Teknik pengukuran resistivity lapisan bumi dilakukan dengan mengalirkan arus DC ke dalam bumi dan mengukur voltase (beda tegangan) yang ditimbulkan di dalam bumi. Arus Listrik dan Tegangan disusun dalam sebuah susunan garis linier. Beberapa susunan garis linier yang umum dipakai adalah: dipole-dipole, pole-pole, schlumberger, dan wenner.

Survey Geolistrik dapat diaplikasikan pada:
1. Eksplorasi Air Bawah Tanah
2. Eksplorasi Batubara
3. Eksplorasi Emas
4. Eksplorasi Batubesi (Iron Ore)
5. Eksplorasi Mangan
6. Eksplorasi Chromites


SURVEY GROUND MAGNETIC (GEOMAGNET)
Survey Ground Magnetic adalah metode geofisika pasif yang mengukur variasi intensitas medan magnetik yang disebabkan oleh adanya magnetisasi pada bawah permukaan lapisan bumi. Metode magnetik didasararkan pada pengukuran variasi kecil intensitas medan magnetik di permukaan bumi. Variasi ini disebabkan oleh adanya variasi distribusi batuan termagnetisasi di bawah permukaan bumi. Selain itu, variasi medan magnetik bisa disebabkan oleh adanya perubahan struktur geologi di bawah permukaan bumi. Variasi intensitas magnetik yang terukur (medan anomali) kemudian ditafsirkan dalam bentuk distribusi bahan magnetik di bawah permukaan, yang kemudian dijadikan dasar bagi pendugaan keadaan geologi yang mungkin.

Sifat Anomali Medan Magnet Berdasarkan sifat medan magnet bumi dan sifat kemagnetan bahan pembentuk batuan, maka bentuk medan magnetik anomali yang ditimbulkan oleh benda penyebabnya bergantung pada:
1. Inklinasi medan magnet bumi di sekitar benda penyebab
2. Geometri dari benda penyebab
3. Kecenderungan arah dipol-dipol magnet di dalam benda penyebab
4. Orientasi arah dipol-dipol magnet benda penyebab terhadap arah medan bumi.

Adapun untuk melakukan Survey Ground Magnetic, kami menggunakan peralatan:
GEOMETRICS G-856 PORTABLE MAGNETOMETER
Detail mengenai perlatan kami dapat dilihat di:
www.geometrics.com/magnetometers/Land_/856/856.html

Survey Ground Magnetic adalah sangat efektif untuk eksplorasi mineral base metal.
 

Survey Geofisika        Survey Geologi        Pemetaan Topografi

Halaman Depan       Layanan Kami         Teori Dasar        Aplikasi        Hubungi Kami